![]() |
| ilustrasi |
SUBULUSSALAM – M. Joko Suwito
(30) warga Dusun Jambu/Lae Pinang, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri,
Kota Subulussalam tewas disambar petir saat beteduh di bawah pohon kelapa
sawit, Rabu (21/1/2015) sore. Sementara tiga rekan sekerjanya dapat
diselamatkan setelah ditanam dalam kubangan lumpur oleh warga.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com dari
sejumlah sumber menyebutkan, tiga korban lainnya masing-masing Maharni (17),
Nasnawi (19) dan Didik Waliyo (22). Semuanya warga Suka Makmur.
Dikatakan,
sebelum kejadian almarhum Joko bersama ketiga rekannya itu bekerja mendodos
(memanen) buah Kelapa Sawit milik warga di Dusun Rahmah, Desa Subulussalam
Barat terpaut sekitar lima kilometer dari kediaman korban. Setelah hampir
seharian mendodos, sekitar pukul 16.00 WIB, Joko bersama dan teman-temannya
istirahat saat hujan turun gerimis.
Masih menurut sumber,
bersama ketiga temannya, Joko berteduh di bawah pohon kelapa sawit sembari
menunggu gerimis reda. Namun tak disangkan, gerimis petang itu disertai petir
yang menggelegar. Tanpa diduga, petir yang kedua kali sekekita menyambar para
buruh tani itu sehingga Joko dan Nasnawi terpental hingga satu meter setengah.
”Saya kebetulan duduk
berhadapan, tiba-tiba petir dan kami berdua terpental hingga satu meter
setengah mungkin lebih. Saya Alhamdulillah selamat tapi kawan saya meninggal,”
ujar Nasnawi yang masih terlihat shock.
sumber: serambi indonesia

0 komentar :