
Memilih celana dalam ternyata
bukan hanya memperhatikan faktor kenyamanan, warna dan modelnya, tapi juga
faktor kesehatan. Hal ini terutama perlu diketahui para pria.
Salah
memilih celana dalam bisa
menyebabkan rasa sakit, alergi,
hingga masalah kesuburan. Beda bahannya beda pula pengaruhnya bagi kesehatan.
Suhu panas
Bagian
lipatan kulit sangat rentan terhadap masalah dermatitis (penyakit kulit) yang
dikenal sebagai intertrigo, yang membuat kulit merah dan terasa sakit. Pada
pria, hal ini lebih umum terjadi di selangkangan. Kondisi ini diperburuk dengan
bahan celana dalamyang digunakan.
"Intertrigo
biasanya disebabkan oleh kombinasi eksim, infeksi jamur dan iritan seperti
keringat. Orang yang gemar berolahraga lebih rentan terhadap hal itu, terutama
pada laki-laki," kata Adam Friedmann, dokter kulit di London.
Untuk
mencegahnya, maka disarankan bagi para pria untuk memakai celana yang
terbuat dari bahan-bahan yang dapat menyerap keringat seperti kapas. Bahan yang
kurang mampu menyerap keringat, seperti sutra, nilon dan lycra dapat membuat
masalah lebih buruk lagi, terutama jika Anda memilih pakaian dalam yang terlalu
ketat.
Pada
bagian testis umumnya bersuhu hangat dan lebih cenderung sering berkeringat,
hal itulah yang dapat menjadikan area ini sebagai tempat yang disukai jamur
karena hangat dan lembab. Itu sebabnya pastikan area testis selalu kering dan
sirkulasi udaranya lancar.
Pilih yang nyaman
Celana
dalam yang nyaman akan mengurangi resiko munculnya rasa sakit pada daerah
sekitar testis. Pria dewasa seringkali menderita nyeri pada testis mereka.
Penyebabnya belum diketahui dengan jelas karena seringkali rasa sakit tersebut
menghilang secara misterius.
"Beberapa
pria mengalami hal ini secara rutin, bahkan bagi beberapa orang hal itu terjadi
setelah masa ejakulasi, atau setelah duduk dalam waktu yang lama saat
mengemudi, kata Zaki Almallah, seorang pakar urologi di Queen Elizabeth
Hospital dan BMI The Priory Hospital, Birmingham.
Celana
dalam yang ketat bagi sebagian orang dapat mengurangi rasa sakit, tapi tidak
bagi yang lain. Pria yang pernah mengalami semua jenis operasi pada
testis, seperti vasektomi, sangat disarankan untuk memakai celana yang nyaman
dan pas setelah dilakukannya operasi tersebut. Tujuannya untuk mencegah memar
atau penggumpalan darah dan membantu mengurangi rasa sakit, kata Almallah.
Namun,
pria yang memiliki epididimitis (peradangan pada epididimis), tabung yang
melingkar di bagian belakang testis yang berguna untuk menyimpan sperma, jika
Anda menggunakan pakaian ketat dalam keadaan tersebut, maka hal ini akan
semakin menimbulkan rasa sakit, karena dapat meremas bagian tersebut.
Alergi celana dalam
Karet
elastis pada bagian pinggang celana seringkali menyebabkan reaksi alergi berupa eksim dan ruam. Penggunaan
bahan kimia pewarna juga pada sebagian orang dapat menyebabkan alergi.
"Jika
terdapat karet pada celana di bagian pinggang dan Anda berkeringat, maka karet
yang terkena keringat tersebut dapat memicu reaksi di sekitar kulit
pinggang," kata Friedmann. (Monica Erisanti)
sumber:tribunnews.com
0 komentar :