Minggu, 01 Maret 2015

Mualem tak Ingin Bendera Diubah

Unknown     17.38    

Mualem tak Ingin Bendera Diubah
Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Desmon J Mahesa yang didampingi Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Aceh, Muzakir Manaf dan Ketua DPD Partai Gerindra Aceh TA Khalid memberikan pencerahan kepada kader Partai Gerindra Aceh dalam acara silaturahmi di Kantor DPD Partai Gerindra Aceh, Banda Aceh, Sabtu (28/2/2015). 

PERSePSIPOST, BANDA ACEH-Meski sebelumnya Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem sempat mengeluarkan pernyataan tidak akan mempersoalkan perubahan komposisi bendera Bintang Bulan supaya tak persis sama dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM), namun dalam perkembangan terbaru Mualem malah menyatakan tidak menginginkan bendera Bintang Bulan itu diubah. 

Pernyataan terbaru Mualem yang juga Ketua DPA Partai Aceh tersebut disampaikan kepada wartawan usai siturahmi dengan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon Junaidi Mahesa di Kantor DPD Gerindra Aceh, Sabtu (28/2). Ia menegaskan bahwa tidak menginginkan bendera Bintang Bulan diubah. “Saya rasa tidak berubah,” tandasnya.   

Menurut Mualem, persetujuan yang disampaikan Pemerintah Aceh terhadap bentuk bendera tidak pernah dikoordinasikan kepadanya oleh Gubernur Aceh. “Karena dia (gubernur) merasa dirinya sebagai pengelola pemerintah, saya tidak diberitahukan. Saya rasa tidak berubah,” ujarnya.

Meski demikian, Mualem mengaku tidak begitu yakin dengan ucapannya. “Tapi tidak tau juga. Karena mereka tidak bersatu dengan kita,” tambah Mualem tanpa menyebut siapa yang dia maksud ‘mereka’ itu.

Dalam pernyataannya, Mualem tetap berharap bendera Bintang Bulan tidak diubah dan tetap disetujui dalam bentuk dasar oleh Pemerintah Pusat. “Kita harapkan seperti yang kita impikan,” ucap Ketua DPA Partai Aceh yang juga Ketua Dewan Penasihat Partai Gerindra Aceh. Saat didesak wartawan bagaimana sikapnya kalau tetap harus berubah? “Saya tidak komen lagilah,” jawab Mualem, santai.

Sebelumnya, kepada Serambi di Banda Aceh, Kamis 20 November 2014, Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, yang juga Ketua DPA Partai Aceh angkat suara mengenai bendera Aceh. Menurutnya, tak masalah mengubah sedikit komposisi bendera tersebut agar tidak persis sama dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Saya secara pribadi pernah menyarankan kepada Gubernur dan DPRA tentang perubahan sedikit bendera Aceh yang belum bisa diterima pemerintah pusat itu, agar jangan mirip atau sama persis dengan bendera GAM,” kata Muzakir sebagaimana disiarkan Serambi edisi Jumat, 21 November 2014.

“Saran itu saya sampaikan, setelah melihat pusat belum memberikan sinyal persetujuan terhadap bendera dan lambang yang kita usul dan sudah sahkan qanunnya pada Maret 2013 lalu,” katanya.

Dalam kesempatan silaturahmi dengan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon Junaidi Mahesa, Mualem meminta Pemerintah Pusat segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Minyak dan Gas (Migas), RPP Kewenangan Aceh, dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pertanahan, termasuk bendera dan lambang yang dianggap urgen.

“Untuk menjembatani itu, kita harapkan kepada Bang Desmon, mudah-mudahan impian rakyat Aceh segera terwujud,” katanya.

Ditegaskan Mualem, Aceh tidak menuntut hasil kesepakatan itu untuk dikurangi atau ditambah kepada Pemerintah Pusat. Tapi, Pemerintah Pusat harus komit dengan perjanjian yang tertuang dalam MoU Helsinki. “Kalau bisa sesegera mungkin terwujud. Ini yang saya harapkan dengan adanya tangan kita (Desmon) di sana (Senayan),” tandas Mualem.

Pada kesempatan terpisah, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan sudah ada  sejumlah kesepakatan yang dicapai pihaknya usai berkali-kali dilakukan pembahasan antara Pemerintah Pusat dengan tim Pemerintahan Aceh. “Tiga aturan sudah aku paraf semua. Baik itu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Minyak dan Gas (Migas) lepas pantai, RPP Kewenangan Pemerintah dan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Peralihan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Aceh,” kata Tjahjo, seperti dilansir JPNN.Com, Jumat (27/2).

(serambbinews.com)



0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger