![]() |
| Presiden Joko Widodo mendapat batu akik dari warga Sabang, Aceh, Selasa (10/3/2015). (KOMPAS.com/SABRINA ASRIL_ |
PERSePSIPOST, SABANG -- Presiden Joko Widodo mendadak
menghentikan perjalanan dalam rangkaian kunjungan kepresidenan saat hendak
bertolak ke Bendungan Paya di Kota Sabang, Aceh, Selasa (10/3/2015). Mobil RI-1
yang ditumpanginya pun berhenti dan menepi ke sebuah perkampungan warga Desa Paya
Seunara.
Belasan pejabat kemudian terburu-buru
mengikuti langkah cepat Jokowi yang masuk menelusuri jalan setapak bebatuan ke
perkampungan warga. Di sana, Jokowi berdialog dan membahas mengenai pembebasan
lahan untuk perkampungan Bendung Paya yang hampir jadi.
"Jadi, sekarang maunya apa?"
tanya Jokowi.
"Ya, begini, Pak. Kami ini di sini,
karena bendungan belum jadi, airnya melimpah kemari kalau hujan. Banjir sampai
1 meter," ungkap Zaini selaku Ule Jurung atau kepala desa setempat.
Jokowi mengambil kesimpulan bahwa ada
permasalahan karena warga merasa tidak cocok dengan harga ganti rugi yang
diberikan pemerintah. Namun, Zaini buru-buru meluruskan bahwa sebenarnya warga
sudah sepakat dengan harga ganti rugi, tetapi pencairan tak juga dilakukan oleh
pemerintah daerah.
Jokowi kemudian berdiskusi dengan Gubernur
Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Zaini dan Wali Kota Sabang Zulkifli Adam.
"Ya sudah, berarti tidak ada masalah di sini. Nanti akan cepat
diselesaikan oleh pemerintah," kata Jokowi.
Dialog hanya berlangsung sekitar 10 menit.
Jokowi yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimoeljono, Sekretaris
Kabinet Andi Widjajanto, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo
lalu bergegas masuk ke dalam mobil. Namun, warga tiba-tiba mencegat Jokowi dan
memberinya kenang-kenangan berupa cincin dengan hiasan batu.
"Ini batu lavender dari Meulaboh,
kenang-kenangan dari saya. Semoga Bapak ingat sama Waduk Paya di sini,"
ucap Marzuki, warga tersebut, sambil memberikan cincin itu kepada Presiden.
Jokowi menerima cincin dengan batu berwarna
abu-abu tersebut. Ia kemudian masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan
ke Bendungan Paya.[]
(Serambinews.com)

0 komentar :