![]() |
| Ilustrasi |
PERSePSIPOST, LHOKSUKON – Murti Sarah (25), janda muda
asal Desa Tanjong Keumala, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Minggu (1/3) dini
hari, ditemukan dalam kondisi yang tragis leher tergorok dan setiba di
puskesmas menghembuskan nafas terakhir. Kasus ini sekarang dalam proses
penyelidikan polisi.
Kasus sama juga pernah terjadi dua hari
lalu, Jumat (27/2) di Desa Seumirah Kecamatan Nisam Antara Aceh Utara, dengan
korban petani desa setempat Faisal Kasem (45). Ia ditemukan tewas juga dengan
leher tergorok di Dusun Jabal Antara, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara.
korban yang diketahui seorang janda tanpa
anak dan sehari-hari berkerja menjahit bordir di rumahnya. Pada malam itu,
sekitar pukul 02.00 WIB ibu korban yang sedang tertidur, tiba-tiba mendengar
suara jeritan orang minta tolong dari samping rumah korban.
Kemudian ibu korban keluar mencari sumber
suara tersebut. Tak lama setelah itu, ia menemukan Murti dalam keadaan leher
tergorok di dalam jurang, yang berjarak sekitar 50 meter di samping rumah
korban. Lalu ibu korban meminta tolong kepada tetangga lainnya, warga pun
berdatangan ke lokasi.
Dengan kondisi terluka parah, korban
dilarikan ke Puskemas Muara Batu sekitar pukul 03.00 WIB. Namun karena
pendarahan yang sanga hebat saat dalam perjalanan, setiba di puskesmas pukul
03.20 korban meninggal.
“Korban meninggal tak lama setelah sampai
di Puskemas,” ujar Keuchik Tanjong Keumala Syawal.Seperti dilansir
serambinews.com.
Pihak kepolisian dari Polsek Sawang yang
sudah mengetahui kejadian tersebut, mengarahkan supaya korban yang sudah
meninggal dibawa ke RSU Cut Meutia Pemkab Aceh Utara untuk menjalani visum guna
proses penyelidikan polisi. Usai divisum, pada paginya sekitar pukul 08.00 WIB
korban dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dikebumikan.
Namun hingga kini kata Keuchik, belum
diketahui bagaimana korban bisa berada di luar rumah. Padahal, malam itu korban
diketahui oleh keluarganya berada di kamarnya sebelum kejadian itu. Selain itu,
selama ini korban juga tidak memiliki permasalahan dengan siapa pun.
Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP
Cahyo Hutomo melalui Kapolsek Sawang, Iptu Bukhari mengatakan pihak Polsek
Sawang pada malam itu, sekitar pukul 03.30 WIB langsung turun ke tempat lokasi
untuk menyelidikinya. Namun tidak ditemukan barang bukti apapun.
“Lalu paginya bersama tim Polres
Lhokseumawe, kami kembali ke lokasi kejadian untuk penyelidikan lanjutan, tapi
juga sama. Sampai sekarang, kasus ini sedang kita selidiki untuk mengungkap
motif dan pelakunya,” ujar Kapolsek Sawang.
(serambinews.com)

0 komentar :