Minggu, 08 Maret 2015

Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia

Unknown     20.12    


Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia


PERSePSIPOST -- Indonesia tidak hanya dikenal dengan alamnya yang luar biasa. Namun, banyak hal-hal lain yang dimiliki indonesia yang patut dibanggakan. Salah satunya penulis-penulis indonesia yang terkenal sampai ke negeri orang. Dibawah ini 6 penulis putra-putri indonesia yang mendunia. 

1. Pramoedya Ananta Toer


Siapa yang tak kenal dengan Pram, penulis yang tetap produktif meski dalam penjara. Karyanya yang luar biasa salah satunya adalah Tetralogi Pulau Buru yang ditulis oleh dirinya ketika diasingkan keterasingan menjadi tahanan politik di Pulau Buru selama 10 tahun. Pram telah menghasilkan lebih dari 50 buku dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing.

Prestasinya sebagai sastrawan kebanggaan Indonesia membuatnya diganjar dengan berbagai penghargaan internasional seperti Fredom to Write Award dari PEN American Center, penghargaan dari The Fund for Free Expression, Wertheim Award, Ramon Magsaysay Award, UNESCO Madanjeet Singh Prize dan masih banyak lagi.

2. Suwarsih Djojopuspito


Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia
Nama ini mungkin masih terdengar asing di telinga kita. Suwarsih Djojopuspito lahir pada 21 April 1912 merupakan salah satu penulis Indonesia yang hidup dan merasakan masa penjajahan di Indonesia. Semasa hidupnya setidaknya Suwarsih menghasilkan 9 buku yang bukan hanya terbit di Indonesia tetapi juga diakui di negeri Belanda. Karyanya yang terkenal berjudul Manusia Bebas atau Buiten het Gareel dalam bahasa Belanda.



3. Taufik Ismail

Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia
Taufik Ismail merupakan salah satu sastrawan kebanggan kita, lahir pada 25 Juni 1935 karya-karyanya diterjemahkan kedalam banyak bahasa salah satunya Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan China. Taufik Ismail dulunya berkuliah di Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan UI (sekarang IPB), akan tetapi kesukaannya terhadap sastra menjadikannya salah satu tokoh penting yang juga turut mendirikan DKJ. Taufik Ismail pernah mendapatkan penghargaan Cultural Visit Award dari Australia, South East Asia Write Award dari Kerajaan Thailand dan masih banyak lagi.


4. Ahmad Thohari
Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia
Bagi kamu yang pernah menonton Sang Penari pasti tahu bahwa film tersebut diangkat dari karya sastra Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Thohari. Sastrawa yang lahir pada 13 Juni 1948 ini pernah berkuliah di Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun, Fakultas Ekonomi Universitas Sudirman dan Fakultas Sosial Politik Universitas Sudirman.

Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karyanta telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang, Jerman, Belanda dan Inggris. Selain karyanya yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa, Ahmad Thohari pun mendapat penghargaan Sastra ASEAN, SEA Writer Award di tahun 1995.

5. NH Dini
Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia
Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau yang akrab kita sebut NH Dini lahir pada 29 Februari 1936 adalah seorang sastrawan, novelis dan feminis Indonesia. Peraih penghargaan SEA Write Award di bidang sastra ini telah melahirkan lebih dari 20 buku yang banyak bercerita tentang wanita.

Karya-karyanya antara lain Pada Sebuah Kapal (1972), La Barka (1975), Pertemuan Dua Hati (1986) dan masih banyak lagi yang diambilnya dari realita dan kepekaan terhadap lingkungan. Anaknya, seperti kita tahu Pierre Coffin adalah Sutradara film Despicable Me.


6. Mochtar Lubis
Ini Penulis Indonesia Yang Mendunia
Mochtar Lubis lahir di Padang pada 7 Maret 1922. Karya-karyanya antara lain Perempuan(1956), Kuli Kontrak(1982), Harimau! Harimau! (1975) dan banyak lagi baik cerpen, essai ataupun novel. Mochtar Lubis pernah mendapat penghargaan Magsaysay Award dari Pemerintah Filipina dan Pena Emas dari World Federation of Editor & Publisher.

Banyak juga sastrawan lainnya yang mulai merambah kancah internasional seperti Andrea HirataDewi Lestari, dan lainnya. Jadi, mari terus tingkatkan kegemaran membaca dan produktifitas menulis. Semoga Indonesia bisa semakin mendunia lewat karya tulisnya. 

(Sumber: Liputan6) 

Baca Juga : 



0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger