![]() |
| ilustrasi |
MEDAN - Yeserli Desrina (26) ditemukan tewas di kamar kosnya,
Jalan Bromo, Gang Ganefo, Medan Area, Rabu (11/2/2015). Meski meyakini
wanita muda ini tewas karena sakit, polisi tetap merujuknya ke rumah sakit
untuk divisum.
Kematian wanita yang
menjadi staf di sebuah perguruan tinggi swasta di Medan ini sempat menggemparkan. Pasalnya
kos-kosan yang dihuni korban merupakan kawasan padat penduduk, sehingga beragam
isu langsung muncul.
Jasad korban pertama
kali ditemukan Zainab (70), pemilik kos tersebut. Wanita uzur itu memang
bermaksud mengecek kondisi korban, karena sejak pagi belum terlihat bangun.
Selama ini, korban selalu bangun saat subuh, dan tak lama kemudian langsung
berangkat kerja.
"Nenek itu
langsung lapor sama tetangga. Coba kalian tengok is Serli, kayaknya sudah
meninggal," kata Sapto, salah satu tetangga yang turut memeriksa kondisi
korban.
Di mata warga, korban
merupakan wanita baik yang ramah. Korban juga sangat relijius, karena terlihat
selalu salat dan membaca Alquran.
Sejauh ini tidak ada
hal mencurigakan yang mengindikasikan korban dianiaya. Kanit Reskrim Polsek Medan Area AKP Agus Sobarna Praja meyakini
korban meninggal karena sakit.
"Dia sebelumnya
memang sakit, panasnya tinggi. Tidak ada yang janggal dalam kasus ini,"
kata Agus di lokasi kejadian.
Meski begitu, polisi
tetap mengevakuasi jasad korban untuk visum di RSU Pirngadi, Medan.
Amatan di lokasi, kamar tidur korban dipagari garis polisi sebagai bahan
penyelidikan.
(serambi indonesia )

0 komentar :