![]() |
| Kapal Tangguh Towuti Singapore yang mengangkut 119.000 LNG Perdana dari Papua ke Pertamina Arun Gas di Blang Lancang, Lhokseumawe, Kamis (19/2/2015). (Foto: Bambang Iskandar Martin) |
PERSePSIPOST, Lhokseumawe – Managemen dan karyawan PT Pertamina Arun Gas (PAG) menggelar
acara syukuran dan doa bersama dalam rangka menyambut kedatangan perdana kapal
tangguh towuti singapore yang mengangkut 199.000 meter kubik LNG(Gas Alam Cair)
dari Papua di Pelabuhan Blang Lancang, Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis
(19/2/2015).
Acara syukuran tersebut dihadiri Komisaris PT PAG yang juga
Direktur Keuangan PT Pertamina Gas (Pertagas), Roehjadi, Presiden Direktur PT
PAG, Teuku Khaidir, Direktur Operasi PT PAG yang merupakan mantan Presiden
Direktur PT Arun Gusti Azis, perwakilan PT Arun, PT Rekayasa Industri, PT PLN
dan British Petroleum (BP) Tangguh, Muspika Muara Satu, Kota Lhokseumawe dan
undangan lainnya.
Sedangkan Doa bersama pada acara syukuruan tersebut dipimpin
oleh Abu Paloh Gadeng, salah seorang ulama kharismatik di Aceh Utara,.
Presiden Direktur PT PAG, Teuku Khaidir
dalam sambutannya menyampaikan, “syukuran dan doa bersama ini dalam rangka
menerima first
cargo (kargo pertama) LNG sebagaimana kita saksikan bersama
kapalnya sudah ada si depan mata kita. Kami bersyukur karena dengan rahmat
Allah, SWT, pada hari ini PAG sudah ada dan siap beroperasi,” sebutnya.
PAG terbentuk dalam waktu relatif sangat singkat setelah
mendapat dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, baik Pertamina,
Pertagas, PT Arun, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat dan unsur lainnya.
“Ini merupakan tonggak sejarah baru dalam regasifikasi di
Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut Teuku Khaidir mengungkapkan, peresmian Unit
Regasifikasi LNG Arun direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 4 atau 5
Maret 2015.
“Mudah-mudahan para Menteri bisa datang, bahkan Presiden
sendiri. Tapi kami belum bisa menjamin Presiden Jokowi akan hadir” harap
Khaidir.
Seperti dilansir Jurnalatceh.com, Teuku Khaidir mengatakan,
119.000 meter kubik LNG dari Tangguh tersebut akan digunakan untuk uji coba dan
pendinginan tanki-tanki LNG yang sudah lama tidak terisi.
“First cargo ini
untuk melakukan commissioning. Tanki-tanki yang ada sudah lama tidak
diisi dan sudah panas, ini harus kita lakukan cooling down dulu
pelan-pelan dengan temperatur lebih kurang tiga derajat per jam sampai minus
ratusan derajat, mungkin bisa mencapai satu minggu lamanya,” ujar Teuku
Khaidir.
“Begitu sudah selesai cooling
down, commissioning, baru
kita unload dari
kapal menuju ke tanki. Begitu tanki sudah terisi LNG, itu sudah normal. Baru
kita lakukan cooling down menuju
ke Regasifikasi Unit untuk regas. Begitu regas sudah muncul langsung kita kirim
ke PLN di Sumatera Utara lewat pipa gas Arun-Belawan sebagai konsumen pertama,”
kata Teuku Khaidir lagi.
Seperti yang diketahui, PT PAG merupakan
perusahaan bentukan PT Pertamina Gas (Pertagas) yang merupakan anak perusahan
PT Pertamina untuk mengoperasikan Unit Regasifikasi LNG Arun di Lhokseumawe.[]
(Jurnalatjeh.com)

0 komentar :