![]() |
| Poster Colour Fun Run |
PERSePSIPOST, Lhokseumawe -- Mahasiswa Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara menyerukan
untuk memboikot acara "Colour Fun
Run" (acara menghambur-hamburkan bedak berwarna untuk bersenang-senang) pada
tanggal 1 maret 2015 mendatang di Kota Lhokseumawe. pasalnya acara itu tidak mencerminkan nilai-nilai budaya islam di Aceh.
Acara itu dinilai tidak sesuai dengan budaya
islam dikarenakan identik dengan budaya hindu yang ada dinegara india, India,
Nepal, Bangladesh, dan negara-negara yang memiliki penduduk beragama Hindu
seperti Suriname, Guyana, Afrika Selatan, Trinidad, Britania Raya, Mauritius,
dan Fiji. Semestinya pesta yang membuat laki-laki bercampur baur dengan
perempuan juga tidak patut dilakukan, apalagi diiringi dengan pesta tebar warna.
Reza riski, salah seorang mahasiswa Lhokseumawe mengungkapkan acara itu jelas-jelas bukan budaya bangsa Aceh sehingga tidak
sepatutnya diadakan, apalagi didalam itu bercampur pria dengan wanita kemudian
diiringi dengan menghamburkan bedak warna.
“Colour fun run itu budaya hindu, budaya
seperti tidak sepantasnya tidak dilakukan di tanoh aulia ini” Ungkap reza, Mahasiswa STAIN Malikussaleh Lhokseumawe ,jumat 27 februari 2015.
Ia sangat mengharapkan kepada semua orang untuk memboikot acara itu karena akan merusak generasai muda aceh, khususnya kepada semua teman-teman mahasiswa di Lhokseumawe dan Aceh Utara.[NI]

0 komentar :