![]() |
| ilustrasi |
MEDAN - Seorang pemuda berstatus mahasiswa ditemukan tewas tergantung di kamar tidurnya pada Rabu (4/2) malam. Berdasarkan temuan di tempat kejadian perkara, polisi memastikan kematian ini murni bunuh diri.
Kematian Dedi Nur Setianto (21) ini sontak membuat kedua orang tuanya histeris. Terlebih ketika itu kedua orang tuanya baru tiba di rumah seusai berjualan bakso dan jamu. Puluhan warga pun langsung memenuhi rumah sederhana yang terletak di Jalan Jermal 7, Gang Megumi, Medan Denai.
"Siapa yang gak terkejut, pulang-pulang langsung melihat anak meninggal tergantung," ujar seorang kerabat korban.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Helfi Assegaf mengatakan, jasad korban didapati dalam kondisi leher terjerat tali nilon yang diikat di jendela kamar tidur. Hasil penyelidikan menemukan fakta korban bunuh diri. Namun polisi tidak melanjutkan penyelidikan karena keluarga ingin segera memakamkannya.
"Penyelidikan tidak dilanjutkan, jadi mengenai motif bunuh diri tidak diketahui," kata Helfi, Kamis (5/2).
Jasad korban dikebumikan di TPU yang tak jauh dari kediaman orang tuanya pada Kamis (5/2). Beberapa teman kuliah korban terlihat menghadiri proses pemakaman. Di mata mereka, korban mengambil Fakultas Teknik Mesin di perguruan tinggi swasta ini anak yang baik dan pendiam. Umumnya mereka sangat terkejut mendapati Didi sudah tewas dengan cara mengenaskan.
"Kayaknya gak ada masalah. Tapi gak tahu juga bagaimana sebenanrnya, soalnya dia pendiam sekali," kata Reni, salah satu teman kuliah korban.
(serambiindonesia)

0 komentar :