PERSePSIPOST, Aceh Timur -- Dua
Mahasiswa Universitas Samudera (Unsam) Langsa Angkatan ke IV Tahun 2015, yang
sedang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Desa Buket Siraja,
Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, kerasukan jin di sebuah rumah warga yang
dijadikan Posko KPM desa setempat, Selasa malam (24/02/15), sekira pukul 22.00
WIB.
Seperti
dilansir lintaatjeh.com, peristiwa yang menimpa dua mahasiswa itu terjadi
secara tiba-tiba. kedua mahasiswa tersebut masing-masing bernama Surya Hamdani
(Geuchik KMP_red), beserta Suci Lestari.
"Pada
saat awal kejadian yang lumayan seram tersebut, kami semua merasa tegang dan
merasa ketakutan, tapi syukur Alhamdulillah pihak geuchik, tuha peut, kadus,
ketua pemuda dan para sesepuh serta puluhan warga Desa Buket Siraja,
ramai-ramai mengunjungi posko kami lalu beberapa sesepuh desa berusaha membantu
menyembuhkan kedua rekan kami yang sedang kerasukan jin," ungkap Riza
Fahlevi, salah seorang peserta PKM.
Masih menurut
Riza, kerasukan jin yang menimpa kedua rekan mereka terjadi dua kali secara beruntun. Pertama kali
terjadi sekira pukul 22.00 WIB, lalu terjadi sekali lagi sekira pukul 02.10
WIB.
"Syukur
Alhamdulillah, pihak geuchik, tuha peut, kadus, ketua pemuda, para sesepuh dan
juga puluhan warga Desa Buket Siraja, berusaha menyembuhkan kedua rekan kami
yang sedang kerasukan serta turut memberikan semangat kepada kami semua,
sehingga rasa ketakutan yang sempat hadir pada saat awal kejadian, secara
perlahan menghilang," pungkas Riza.
Sementara
Geuchik Buket Siraja, Mulyadi Dadeh, saat dikonfirmasi terkait permasalahan
kerasukan jin yang menimpa dua Mahasiswa KPM Unsam, menerangkan hal itu lumrah
terjadi kepada para pendatang di desa setempat, lebih-lebih bagi pendatang yang
sedikit lemah jiwanya dan sering dihinggapi pikiran kosong.
Namun
demikian, hal itu bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan, karena masalah keghaiban
adalah salah satu rukun yang harus diyakini oleh umat Islam.
"Upayakan
dirikan shalat dan perbanyak zikir, Insya Allah para gerombolan jin tidak akan
berlaku usil pada kita manusia," pesan Mulyadi Dadeh, Geuchik BuketSeuraja.
Sedangkan,
salah seorang tokoh masyarakat Buket Siraja, Juneidi Puteh, berharap agar
kejadian yang menimpa Surya Hamdani beserta Suci Lestari dapat dijadikan salah
satu pelajaran dan juga dijadikan pengalaman berharga terkait dinamika
kehidupan masyarakat yang nyata, sehingga menjadi bekal kelak ketika para
mahasiswa telah kembali ke tengah-tengah masyarakat.
Disamping
itu, hal yang terkesan seram tersebut dapat juga dijadikan sebuah bahan diskusi
tambahan dalam kegiatan KPM, sehingga menjadi salah satu jembatan komunikasi
yang efektif antara kampus dengan masyarakat.
"Pendidikan,
penelitian dan pengabdian dapat diaplikasikan oleh mahasiswa dan maha siswi
Unsam Langsa pada saat terjun langsung di masyarakat," tandasnya.
(Lintasatjeh.com)

0 komentar :