Rabu, 18 Februari 2015

Australia Ingatkan Indonesia Soal Hutang Tsunami Aceh

Unknown     22.28    

SIDNEY - Perdana Menteri Australia Tony Abbott  mengungkapkan Indonesia tidak lupa atas bantuan Australia saat tsunami 2004 dengan membebaskan dua terpidana, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.  Menurutnya Indonesia berhutang 1 miliar dolar saat membantu korban tsunami Aceh 2004 silam yang menewaskan 200 ribu orang "Saya akan mengatakan kepada masyarakat  dan pemerintah Indonesia. Australia selalu membantu Indonesia, dan Australia berharap balasan dari Indonesia," ujar Perdana Menteri Australia Tony About, seperti dikutip dari BBC, Rabu (18/2). Selain itu, Abbout mengingatkan akan ada konsekuensi jika banding untuk dua terpidana mati tersebut tidak digubris pemerintah Indonesia.  Katanya, Australia akan menunjukkan rasa ketidaksenangan supaya Indonesia mengetahui bagaimana rasa menyedihkan dan mengecewakan yang dirasakan Australia.  "Menyedihkan dan mengecewakan, ketika eksekusi mati itu terjadi," katanya. Seperti diketahui Andrew Chan dan Myuran Sukumaran adalah pemimpin kelompok perdagangan Narkoba yang dikenal dengan Bali Nine.  Namun, Indonesia tetap akan mengeksekusi dua terpidana mati asal Australia tersebut.[]
PM Australia, Tony Abbott

PERSePSIPOST, SIDNEY - Perdana Menteri Australia Tony Abbott  mengungkapkan Indonesia tidak lupa atas bantuan Australia saat tsunami 2004 dengan membebaskan dua terpidana, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. 
Menurutnya Indonesia berhutang 1 miliar dolar saat membantu korban tsunami Aceh 2004 silam yang menewaskan 200 ribu orang
"Saya akan mengatakan kepada masyarakat  dan pemerintah Indonesia. Australia selalu membantu Indonesia, dan Australia berharap balasan dari Indonesia," ujar Perdana Menteri Australia Tony About, seperti dikutip dari BBC, Rabu (18/2).
Selain itu, Abbout mengingatkan akan ada konsekuensi jika banding untuk dua terpidana mati tersebut tidak digubris pemerintah Indonesia.  Katanya, Australia akan menunjukkan rasa ketidaksenangan supaya Indonesia mengetahui bagaimana rasa menyedihkan dan mengecewakan yang dirasakan Australia.
"Menyedihkan dan mengecewakan, ketika eksekusi mati itu terjadi," katanya.
Seperti diketahui Andrew Chan dan Myuran Sukumaran adalah pemimpin kelompok perdagangan Narkoba yang dikenal dengan Bali Nine.  Namun, Indonesia tetap akan mengeksekusi dua terpidana mati asal Australia tersebut.[]
(theglobejournal) 


0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger