![]() |
| ilustrasi wanita yang melakukan perjalanan wisata sendiri |
ANDA tak perlu ragu-ragu dan takut berwisata sendirian. Bagi
wanita, berwisata sendirian (solo) menimbulkan kesenangan, tantangan sekaligus
pengalaman luar biasa. Selain bisa pergi kemana saja yang Anda sukai, juga
menikmati keindahan kota atau negara yang dikunjungi. Bagi wanita yang tidak
biasa, wisata sendirian tentu cukup menakutkan. Tapi, tak perlu khawatir, Anda
bisa, kok, aman dan nyaman selama berwisata. Berikut sepuluhtips yang membuat perjalanan Anda
menyenangkan.
Memilih
Hotel. Saat berwisata sendirian,
pertimbangkan beberapa hal saat mencari kamar hotel agar Anda merasa lebih
aman. Mungkin Anda bisa meminta kamar dekat lift sehingga tidak perlu berjalan lama
jika terjadi sesuatu. Selain itu, Anda tak perlu melewati lorong yang sepi
untuk mencapai kamar.
Saat mengisi formulir
pendaftaran, pertimbangkan memakai nama inisial saja, dan lewatkan kotak yang
berisi status Anda. Minta petugas resepsionis memberikan nomor kamar dan tidak
menyebutkan dengan nada keras. Tujuannya, mencegah orang di sekitar mengetahui
di kamar berapa Anda menginap.
Jika berada di hotel yang mengharuskan Anda meninggalkan kunci saat pergi ke
luar, pastikan petugasnya meletakkan kunci di tempat yang aman, jangan
meninggalkan di meja petugas.
Datang
Saat Siang. Usahakan sampai di sebuah
kota atau negara saat matahari masih bersinar terang alias siang hari. Karena
di kota-kota kecil, biasanya di malam hari terminal bus atau kereta api sudah
sepi, menakutkan, dan tutup lebih awal dibanding kota besar. Jika Anda tiba
saat siang hari berarti lebih mudah menemukan tempat tinggal atau hotel sebelum
gelap tiba.
Simpan
Dokumen. Gunakan tas yang aman
sebagai tempat menyimpan uang dan dokumen penting lainnya. Kalau bisa memakai
tali selempang agar posisi tas bisa diletakkan di depan. Fotokopi paspor, KTP,
atau kartu kredit Anda dan letakkan di tempat terpisah yang aman.
Gunakan
Pakaian Sopan. Agar tidak menarik
perhatian orang di sekitar, gunakan pakaian yang sopan, tidak terbuka, atau
menonjolkan bagian tertentu. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Pakailah rok atau celana panjang. Selain nyaman, Anda pun bisa bergerak lebih
bebas.
Mencoba
Bergabung. Saat berwisata
sendirian, bergabung dan bertukar informasilah dengan pengunjung lokal atau
sesama turis. Anda bisa mengasosiasikan diri dengan orang lain sehingga lebih
kecil kemungkinannya diganggu. Misalnya, di beberapa negara, ada ruang tunggu
stasiun kereta api khusus perempuan. Bergabung dengan sebuah keluarga saat naik
transportasi umum adalah salah teknik yang bisa digunakan agar Anda tidak
terlihat sendirian.
Teknik
Pencegahan. Saat bepergian mungkin
beberapa kali Anda mendapatkan tatapan yang tidak diinginkan, panggilan tidak
sopan, atau bahkan pelecehan. Tentu saja Anda harus memiliki teknik pencegahan
agar tidak mengalami hal kurang menyenangkan tersebut. Paling tidak Anda
menguasai bahasa setempat atau bahasa Inggris jika ke luar negeri.
Pura-pura tidak tahu atau tidak mendengar saat Anda merasa diganggu. Tidak
perlu menanggapi sama sekali pembicaraan mereka supaya aman. Bisa juga selama
perjalanan di kereta atau bis, Anda membawa novel atau mengirim berita ke
teman-teman hingga Anda terlihat sibuk.
Belajar
Budaya dan Kebiasaan. Tiap negara memiliki
adat dan kebiasaan berbeda, mulai dari bahasa, cara makan, bicara atau lainnya.
Sebelum Anda pergi, ada baiknya sedikit mempelajari kebiasaan tersebut agar
tidak merasa canggung atau bingung saat tiba di tujuan. Bisa juga mengobrol
dengan teman yang sudah pernah datang ke tempat tersebut.
Jangan
Bingung. Berjalan dengan penuh
percaya diri adalah teknik yang pas agar Anda tidak menarik perhatian orang.
Wajah yang kebingungan akan membuat Anda rentan menjadi sasaran orang jahat
saat berwisata sendirian. Jika Anda tersesat atau tak tahu arah, cobalah
bertanya ke toko, restoran, atau polisi di jalan. Bawalah peta dan pelajari
dulu sebelum pergi agar tak perlu melihat di jalan.
Tetap
Berkomunikasi. Jangan lupa menitipkan
nomor telepon kepada orang yang bisa segera dihubungi jika terjadi sesuatu.
Tinggalkan catatan atau jadwal perjalanan Anda kepada keluarga atau
teman-teman. Atau kabarkan via email, posting di sosial media, sehingga orang
tahu keberadaan Anda dimana.
Anda juga dapat mendaftar ke Kementerian Luar Negeri tentang perjalanan Anda
secara online . Dengan mendaftarkan perjalanan
berarti kedutaan mengetahui kehadiran Anda di sebuah negara. Hal ini sangat
membantu ketika Anda bepergian ke daerah berbahaya atau terjadi bencana alam.
Jaga Keselamatan. Melakukan hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan tentu
harus dihindari, terutama bila Anda berwisata sendirian. Jadi, sebaiknya jangan
jalan-jalan sampai larut malam, jangan minum dengan laki-laki asing, jangan
terlalu banyak membawa uang dalam tas.
(Noverita
K. Waldan/dari berbagai sumber)
sumber: kompas.com

0 komentar :