Sabtu, 24 Januari 2015

Vietnam Mulai Bangun Kilang BBM

Unknown     23.26    

Vietnam Mulai Bangun Kilang BBM
Ilustrasi
PERSePSI POST - Indonesia masih ketergantungan akan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini tidak terlepas lebih banyaknya peningkatan konsumsi BBM dibandingkan produksi dalam negeri.

Vice President Strategic Planning, Business Development and Operation Risk Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero) Achmad Fathoni Mahmud menjelaskan, jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia masih lebih baik dari Vietnam.

Tapi, kata Fathoni, Vietnam akan bisa menyusul Indonesia karena pemerintahnya sangat agresif dalam hal kebijakan insentif yang menarik investor masuk untuk bangun kilang minyak.

?"Di sana dia tarik Pertaminanya Thailand dan Saudi Aramco yang punyak minyak mentah dan duit banyak. Mereka bangun kilang sudah dimulai. Di 2025 Vietnam akan surplus. Kita akan makin ketinggalan jika enggak lakukan apa-apa dan membuat peluang negara seperti Korea Selatan dan Singapura makin surplus BBM," ucap Fathoni, Sentul Bogor, Sabtu (24/1/2015).

Kondisi RI juga berbeda sekali dengan negara Singapura yang memiliki kelebihan BBM. Padahal negara yang terbuat dari pasir Indonesia ini tidak memiliki cadangan minyak.

"Singapura itu ampun-ampunan kelebihan (BBM). Makanya kelebihan itu kita impor dari mereka," tambahd ia.

Fathoni menambahkan, negara Singapura ini melihat celah yang besar dengan membangun infrastruktur pendukung migas, sehingga memiliki ketersediaan cadangan BBM yang cukup banyak.

"Mereka siap berdagang. Dia enggak punya crude (minyak mentah), tapi bangun infrastruktur. Dia bangun trading bagus, dia siap bangun infrastruktur untuk negara-negara tetangga yang impor," sambungnya.

Sementara itu, untuk negara Australia, lanjut Fathoni mengungkapkan akan terus-terusan impor BBM. Hal ini dikarenakan kilang minyak di sana sudah ditutup.

"Malah kilangnya ditawarkan ke mana-mana. Kita juga ditawarkan. Untuk due diligence. Tapi bagi kita enggak menarik. Mereka enggak mau repot-repot, ya sudah impor saja," tukasnya.


sumber: okezone.com. 

0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger