![]() |
| kota takengon |
Oleh : Isvani
Kota dingin, itulah sapaan yang akrap
didengungkan untuk sebuah kota yang berada diatas awan. Kota takengon adalah
ibukota dari kabupaten aceh tengah, salah satu kabupaten di Aceh yang
kebanyakan didiami oleh orang-orang gayo. Kota yang berada di pinggiran danau
lut tawar punya ketertarikan tersendiri bagi para pecinta travelling.
Kota Takengon
berjarak sekitar 100 KM dari jalam nasional Banda Aceh-Medan. Untuk menempuh
kesana bisa dari Simpang Empat kota Bireuen. Kalau dari arah Medan belok kekiri
dan teruskanlah perjalanan anda.
Takengon terkenal
dengan suasananya yang dingin dan pemandangan lut tawar yang mempesona. Udara
yang dingin apalagi dimalam hari menjadikan kota ini akan sangat asyik kalau
dikunjungi. Aceh tengah terkenal pula dengan kualitas kopinya yang mendunia.
Kualitas yang tidak bisa diragukan lagi oleh penikmat kopi diseluruh belahan
dunia. Maka tak heran, takengon dikenal sampai ke luar negeri.
Aku sendiri
sudah 2 X menginjakkan kaki di tanah gayo ini. pertama kali ke takengon
pertengahan 2013 yang lalu yang kedua kali satu minggu yang lalu. Sebenarnya
yang kedua kali itu dalam rangka kegiatan kampus tempat aku kuliah sehingga
tidak banyak waktu untuk menikmati alam gayo. Di Aceh tengah akan lebih dingin
lagi bila berada di luar kotanya. Tempat kegiatan aku kemarin berada di
kecamatan Bies.
Disana akan lebih terasa cuacanya lebih dingin dari berada di
kota Takengon. Percayalah bagi kita yang pendatang butuh jaket yang tebal untuk
menghangatkan tubuh tentu hal itu akan berbeda dengan masyarakat yang sudah lama
menetap disana sudah terbiasa dengan kondisi alam tersebut.
Keindahan alam aceh
tengah dapat diragukan lagi. Sejauh mata memandang bukit menjulang tinggi
dengan pepohonanya mengelilingi perkampungan penduduk. Di kecamatan bies
hamparan kebun kopi memanjakan mata siapa saja yang memandang.
Lain lagi
suasana di malam hari dengan lampu dari rumah-rumah penduduk nampak
berkelip-kelip dari atas bukit. Kota takengon yang paling nampak lampu-lampunya
dari atas bukit dengan pemandangan danau lu tawar di pinggirnya.
Aceh tengah terkenal
pula dengan adat dan budayanya. Salah satu kesenian gayo yang paling terkenal
adalah tari saman gayo. Belahan dunia manapun akan terpukau dengan keunikan dan
keindahan tari saman gayo. UNESCO pun telah menetapkan tari saman gayo salah
satu warisan budaya dunia. Banyak lagi kesenian masyarakat gayo yang akan
aku tulis pada kesempatan berikutnya.
Tunggu apa lagi,
packing tas teman-teman secepatnya dan bergegaslah ke dataran tinggi gayo...
penulis adalah pecinta alam, mahasiswa fakultas hukum dan fakultas psikologi unsyiah.
sumber: asyiivanii.blogspot.com

0 komentar :