![]() |
| Mayat Gilang Ramadhan alias Boy (24), laki-laki warga desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe saat di otopsi di RSU Cut Mutia. Istimewa) |
Lhokseumawe – Warga Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara, Kota
Lhokseumawe, Kamis malam (15/1/2015) sekira pukul 22.30 wib, dihebohkan oleh
penemuan mayat laki-laki yang terapung di Krueng Cunda.
Informasi yang
dihimpun, mayat laki-laki yang terapung di Krueng Cunda tersebut bernama Gilang
Ramadhan alias Boy (24), warga desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua, Kota
Lhokseumawe.
Kronologis kejadian,
pada Rabu tanggal 14 Januari 2015, sekitar pukul 19.00 wib, Korban dengan
diantar adik kandungnya, pergi mencari udang di Krueng Cunda, tepatnya di
kawasan Dusun Lancang, desa Mns. Mee Kandang.
Setelah mengantar
Korban, adiknya segera kembali ke rumah dan meninggalkan korban seorang diri
mencari udang.
Hingga pukul 17.00 wib,
Kamis sore (15/1/2015), Korban belum juga kembali ke rumah.
Pihak keluarga korban
merasa khawatir dan melakukan pencarian ke tempat lokasi korban mencari udang.
Sekira pukul 22.30 wib,
pihak keluarga melihat ada benda mencurigakan yang terapung di sungai yang
berjarak 50 meter dari pinggir sungai yang kemudian melaporkannya ke Pos Polisi
Muara Dua.
Anggota Pos Polisi
Muara Dua segera menuju TKP. Setelah memastikan benda terapung itu adalah
mayat, Anggota Pos Polisi bersama dengan Tim SAR Kota Lhokseumawe serta
masyarakat, melakukan evakuasi.
Mayat tersebut
selanjutnya dibawa ke RSU Cut Mutia dengan menggunakan Ambulance PMI Kota
Lhokseumawe untuk dilakukan otopsi.
Hasil otopsi, pada
bagian hidung korban ditemukan luka dan masih mengeluarkan darah. Diduga luka
tersebut akibat korban terjatuh dan mengenai kayu yang berada di dalam sungai.
Terpisah, Kapolres
Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Decky Hendra
Wijaya SIK yang dikonfirmasi jurnalatjeh.com membenarkan adanya penemuan mayat
tersebut.
“Kita mendapat laporan
dari pihak keluarga korban dan langsung menuju ke KTP,” sebut Decky.
Mayat
atas nama Gilang Ramadhan alias Roy (24), laki-laki warga desa Uteunkot
Kecamata Muara Dua, Kota Lhokseumawe telah kita bawa ke RSU Cut Mutia untuk di
otopsi. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan terhadap korban, jelas Decky. (Bambang Iskandar Martin)
sumber: jurnalatjeh.com

0 komentar :