Jakarta - KRI
Banda Aceh malam ini kembali berlayar dari Teluk Kumai menuju titik penemuan
main body pesawat AirAsia QZ8501. Setibanya besok pagi di titik penemuan,
sebanyak 14 penyelam siap mengobservasi badan pesawat tersebut.
Kapal mulai peran
jangkar pada Jumat (16/1/2015) pukul 21.00 WIB. Dengan kecepatan 11 knot menuju
barat daya, diperkirakan akan sampai di lokasi penemuan badan pesawat pada
sekitar pukul 07.00 WIB, Sabtu (17/1/2015).
"Begitu kita
lego jangkar, penyelam langsung turun," ujar Dantim Penyelam Gabungan TNI
AL Mayor Profs Dhegratmen.
Hal ini disampaikan
Profs usai melaksanakan briefing bersama seluruh penyelam di KRI Banda Aceh
pada pukul sekitar pukul 22.00 WIB malam ini.
Profs menjelaskan
di lokasi, menurut informasi yang dia terima, terdapat empat marker (tanda)
titik-titik fisik pesawat. Masing-masing marker tersebut akan diselami dua
orang penyelam.
Terdapat dua tim
penyelam. Masing-masing terdiri dari 8 dan 6 penyelam.
"Kita
observasi dulu. Memastikan marker ada di titik yang benar dilakukan oleh 8
penyelam pertama. Lalu enam penyelam selanjutnya melakukan observasi yang lebih
mendalam," ujar Profs.
Observasi lebih
mendalam yang dimaksud 4alah satunya adalah pengukuran objek. Diperkirakan
operasi besok pagi akan efektif selama 3 jam.
"Diperkirakan
arus akan naik pada pukul 10.00 WIB," katanya.
Hingga saat ini
terdapat 71 penyelam yang bersiaga di KRI Banda Aceh. Sebelum melakukan
penyelaman mereka diharuskan melakukan cek kesehatan terlebih dahulu.
sumber:detik.com

0 komentar :