![]() |
| ilustrasi (google) |
PERSePSI-Asosiasi Pers Mahasiswa
(ASPEM) Sumatra Barat selenggarakan Workshop Kurikulum dan Manajemen Pers
Mahasiswa, Sabtu (3/1). Pada workshop ini dibahas tentang kurikulum yang akan
digunakan pada setiap pelatihan yang akan diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa
(LPM) yang ada di Sumatra Barat.
Selain
membahas kurikulum, pada workshop yang diadakan di IAIN Imam Bonjol ini
juga dilakukan perumusan rencana strategis atau strategic planning. Peserta
diminta untuk menyampaikan pendapatnya mengenai ancaman, peluang, kelemahan,
dan kekuatan yang dimiliki LPM masing-masing. Pendapat tersebut dituliskan
dalam empat lembar kertas dengan warna yang berbeda, kemudian dikumpulkan dan
dibacakan.
Hendra
Makmur mengatakan bahwa rencana strategis ini biasa dilakukan oleh sebuah perusahaan
media dalam menjalankan medianya. Dengan mengetahui ancaman dan kelemahan yang
sedang dialami, maka sebuah lembaga pers dapat mengubah ancaman tersebut
menjadi sebuah peluang. Begitu pula dengan kelemahan yang dapat diubah menjadi
sebuah kekuatan. Sedangkan peluang dan kekuatan lembaga tersebut dapat
dimanfaatkan lebih maksimal lagi.
“Cara
berpikir orang-orang yang maju adalah tidak ada yang tidak bisa. Semuanya pasti
bisa,” ujar Hendra, Sabtu (3/1)
Workshop yang difasilitatori
Hendra Makmur Pemimpin Redaksi ranahberita.com,
Andri El Faruqi Wartawan Tempo,
dan Heri Faisal Wartawan Bisnis
Indonesia ini diikuti oleh
perwakilan setiap LPM ada di Sumatra Barat. LPM yang hadir pada workshop
tersebut, antara lain SKK Ganto Universitas Negeri Padang, Genta Andalas Universitas Andalas, Suara Kampus IAIN Imam Bojol, Medika STKIP PGRI Sumatera Barat, Gema Yusdisia Fakultas Hukum Universitas
Andalas, SKK Lintas STKIP YDB Lubuk Alung, Galang STIE Dharma Andalas, Wawasan Proklamator Universitas Bung Hatta,Gelegar UPI YPTK Padang, dan Stipertif STIKES Fort De Kock
Sumber : www.ganto.or.id

0 komentar :