![]() |
| ilustrasi(google) |
PERSePSI- Semakin besar lagi peluang untuk dapat mengenyam pendidikan
di Belanda. Orange Tulip Scholarship (OTS) menyediakan 69 beasiswa asal
Indonesia, khusus untuk pendaftar jenjang sarjana (S-1) dan master (S-2).
Program ini akan dibuka hingga 1 April 2015 mendatang.
“Kalau dibandingkan dengan beasiswa tahun lalu jelas lebih banyak. Karena memang lebih banyak lagi universitas di Belanda yang berpartisipasi memberi beasiswa ini. Kenaikannya sampai 18 persen dan lebih banyak skema beasiswa hingga 48 persen,” ujar Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mervin Bakker, dilansir dari kompas.com, Rabu (7/1).
Kini, beasiswa yang diperuntukkan bagi 69 calon lulusan dari 39 skema beasiswa berbeda, akan menerima total dana mencapai 713.250 Euro atau sekitar Rp 11,2 miliar lebih.
Pemutusan skema bergantung dari universitas yang dituju, beasiswa full atau parsial. Bergantung dari prestasi mahasiswa. Terpenting, pelamar harus lulus di universitas terlebih dahulu.
Kini, ada 26 institusi pendidikan tinggi di Belanda yang dapat dipilih oleh peminat beasiswa ini. Daftar institusi tersebut dapat dilihat di www.nesoindonesia.or.id. Namun, diluar dari mitra OTS tersebut dapat menjadi pilihan pelamar.
Seperti umumnya, pelamar harus fasih berbahasa Inggris secara lisan dan tulisan, dengan nilai TOEFL-iBT minimal 80 atau IELTS minimal 6.0. Juga tentunya diterima mengikuti proses pendaftaran, dan diterima di universita yang dituju.
Pendaftaran paling lambat secara umum hingga 1 April 2015, meski skema memiliki tenggat waktu yang berbeda. Dikutip dari www.nesoindonesia.or.id, pendaftaran untuk studi September 2015 dilakukan sejak Oktober 2014 dan tenggat waktu pendaftaran yang beragam dari masing-masing universitas. Umumnya, hingga Maret dengan Mei 2015.
“Kalau dibandingkan dengan beasiswa tahun lalu jelas lebih banyak. Karena memang lebih banyak lagi universitas di Belanda yang berpartisipasi memberi beasiswa ini. Kenaikannya sampai 18 persen dan lebih banyak skema beasiswa hingga 48 persen,” ujar Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mervin Bakker, dilansir dari kompas.com, Rabu (7/1).
Kini, beasiswa yang diperuntukkan bagi 69 calon lulusan dari 39 skema beasiswa berbeda, akan menerima total dana mencapai 713.250 Euro atau sekitar Rp 11,2 miliar lebih.
Pemutusan skema bergantung dari universitas yang dituju, beasiswa full atau parsial. Bergantung dari prestasi mahasiswa. Terpenting, pelamar harus lulus di universitas terlebih dahulu.
Kini, ada 26 institusi pendidikan tinggi di Belanda yang dapat dipilih oleh peminat beasiswa ini. Daftar institusi tersebut dapat dilihat di www.nesoindonesia.or.id. Namun, diluar dari mitra OTS tersebut dapat menjadi pilihan pelamar.
Seperti umumnya, pelamar harus fasih berbahasa Inggris secara lisan dan tulisan, dengan nilai TOEFL-iBT minimal 80 atau IELTS minimal 6.0. Juga tentunya diterima mengikuti proses pendaftaran, dan diterima di universita yang dituju.
Pendaftaran paling lambat secara umum hingga 1 April 2015, meski skema memiliki tenggat waktu yang berbeda. Dikutip dari www.nesoindonesia.or.id, pendaftaran untuk studi September 2015 dilakukan sejak Oktober 2014 dan tenggat waktu pendaftaran yang beragam dari masing-masing universitas. Umumnya, hingga Maret dengan Mei 2015.
sumber : www.identitasonline.net

0 komentar :