Senin, 12 Januari 2015

Pedagang Jus Pineung Nyen ditipu Oknum Dewan?

Unknown     19.26    

Pedagang Jus Pineung Nyen ditipu Oknum Dewan?
M.Amin, Pedagang jus buah"pineung nyen" di sp. kuta blang lhokseumawe.(Atjehpost.co)
LHOKSEUMAWE-M. Amin (39), pedagang jus buah “pineung nyen” (pinang muda) di Simpang Kutablang, Lhokseumawe, mengaku ditipu oknum anggota DPRK masa jabatan 2009-2014 berinisial SK. Pada akhir tahun 2012, SK menjanjikan bantuan modal usaha dari dana aspirasi senilai Rp60 juta untuk M. Amin dengan syarat pedagang ini harus meminjamkan duit Rp10 juta kepada oknum dewan itu.

Akan tetapi hingga masa jabatan SK sebagai anggota dewan Lhokseumawe berakhir, bantuan modal usaha tidak diberikan kepada M. Amin. “Sampai sekarang dia (SK) juga belum mengembalikan uang yang dipinjam dari saya 10 juta,” kata M. Amin kepadaATJEHPOST.co, Senin, 12 Januari 2015, sore tadi.

M. Amin menjelaskan, ia menyerahkan duit kepada SK melalui dua kwitansi masing-masing Rp5 juta. Pada salah satu fotocopy kwitansi yang masih disimpan M. Amin tertulis bahwa duit pinjaman Rp5 juta diserahkan kepada SK tanggal 27 November 2012.

“Saat saya serahkan uang kepada anggota dewan itu turut disaksikan si Burong, nama panggilan. Dia agen dana aspirasi, kawan anggota dewan itu. Satu kwitansi (penyerahan uang 5 juta kepada SK) lagi diambil si Burong,” ujar M. Amin yang merupakan pemilik warung “Rekmin” di Simpang Kutablang, Lhokseumawe.

M. Amin mengaku sudah berulang kali meminta SK mengembalikan uang pinjaman senilai Rp10 juta lantaran mantan anggota dewan itu tidak menunaikan janjinya memberikan bantuan modal usaha dari dana aspirasi.

“Saya datangi rumahnya, dia (SK) bilang dana aspirasi sudah diserahkan melalui si Burong. Kemudian saya pertemukan keduanya (SK dan si Burong), mereka malah saling menyalahkan dan bertengkar,” kata M. Amin.

“Sampai sekarang saya belum melaporkan kasus ini kepada penegak hukum karena masih menunggu uang saya dikembalikan. Tapi yang lebih penting lagi, kasus ini perlu diketahui masyarakat luas agar tidak jatuh korban lainnya (masyarakat ditipu oknum dewan). Saya dengar banyak yang kena tipu seperti saya, bahkan ada yang ratusan juta, modusnya dipinjam uang kita dulu dan dijanjikan dana aspirasi,” ujar dia lagi.

Berulang kali ATJEHPOST.co menghubungi SK, telpon selulernya tidak aktif. SK dua periode berturut-turut menjadi anggota DPRK Lhokseumawe dari PAN, yaitu 2004-2009 dan 2009-2014.

“Sebenarnya bukan hanya Rekmin (nama panggilan untuk M. Amin) yang menjadi korban, banyak warga lainnya termasuk saya juga ditipu. Bahkan ketika SK masih menjabat sebagai dewan, banyak warga yang datang ke gedung DPRK menuntut janji dana aspirasi yang tidak diberikan,” ujar seorang warga Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Sumber yang menolak namanya ditulis menambahkan, SK pernah dipukul oleh warga di depan rumahnya di Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. “Dipukul karena dia menipu warga. Karena kena pukul, SK sempat dilarikan ke ruang ICU salah satu rumah sakit di Lhokseumawe,” kata salah seorang kader PAN ini.
Sumber: Atjehpost.co



0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger