Selasa, 20 Januari 2015

Kritik Pemerintah, Mahasiswa Teknik Unhas turun ke Masyarakat

Unknown     00.11    

Kritik Pemerintah, Mahasiswa Teknik Unhas turun ke Masyarakat
ilustrasi

Puluhan Mahasiswa Teknik Unhas kali ini membuat terobosan baru dengan menciptakan suatu konsep gerakan sosial yang rutin dilaksanakan tiap minggunya bernama “GERAK” . Kegiatan ini dirancang sebagai langkah nyata mahasiswa turun ke masyarakat dengan memberikan dampak positif dengan ‘citarasa’ berbeda. 

Anugerah Jihadi selaku koordinator kegiatan ini mengatakan dengan “GERAK” kami mencoba menyampaikan pesan ke publik bahwasanya mahasiswa makassar tidak hanya bisa mengkritik tanpa aksi nyata, tapi juga konsisten untuk terus memberikan dampak bagi masyarakat. Secara umum, konsep kegiatan “GERAK” dibuat dengan model aksi sosial yang berbeda-beda tiap minggunya namun satu yang pasti ialah wajib berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan “GERAK” pertama kali kami laksanakan di panti asuhan Pattawaasi Minasa Upa. Salah satu panti asuhan yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah maupun masyarakat luar, yang hanya memiliki fasilitas seadanya dan penuh keterbatasan. Ironisnya, panti asuhan ini terletak ditengah-tengah bangunan yang megah dan diapit kompleks perumahan elit sekitaran daerah hertasning baru. 

dalam kegiatan “GERAK” kali ini, kami mencoba membagikan keceriaan dengan puluhan anak yatim piatu disana melalui pemberian games seru, bagi-bagi hadiah, makan bareng, sampai mendongengkan cerita nabi kepada mereka.

Kemudian, untuk aksi-aksi sosial dalam “GERAK” kedepannya akan ada banyak varian-varian yang akan kami lakukan seperti aksi tanam pohon bersama warga, aksi berbagi nasi kepada para pengemis / anak jalanan, aksi advokasi masyarakat miskin yang belum mendapat bantuan jaminan kesehatan, aksi menjual sembako dengan harga murah dipinggir jalan, aksi bersih-bersih di wilayah yang kumuh dan rawan banjir dan masih banyak lagi. 

Kata kunci utama dari kegiatan ini ialah gerakan kecil tapi berdampak, tutur mahasiswi teknik lingkungan unhas ini. Gerakan ini juga tidak terlepas dari kekecewaan kami kepada pemerintah pusat yang sampai hari ini masih belum peka melihat realitas masyarakat miskin yang semakin menderita dengan kebijakan penarikan subsidi BBM disaat daya beli makin menurun. 

Apalagi dalam waktu dekat ini, tarif daftar listrik juga akan mengalami kenaikan harga. Akhirnya kamipun, memutuskan sekarang saatnya mahasiswa harus turun ‘ber-GERAK’ aktif dan memberikan kontribusi sebisa mungkin tanpa harus berharap ke pemerintah lagi. Semoga dengan begitu mahasiswa yang lain dapat terinspirasi dan mau ikut ber-GERAK,  sehingga gerakan seperti ini menjadi trend baru dikalangan aktivis kampus sekaligus sebagai kritikan sosial kita kepada pemerintah agar mereka lebih ‘peka’ danbetul-betul berpihak pada rakyat miskin.


sumber : identitasonline.net

0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger