Minggu, 18 Januari 2015

Kontroversi Gitaris Metal Berjilbab Asal Bandung

Unknown     02.14    

Kontroversi Gitaris Metal Berjilbab Asal Bandung

Bandung - Munculnya video Meliani Siti Sumartini, 17 tahun, memainkan gitar beberapa lagu bandmetal memunculkan kontroversi di dunia maya. Komentar positif dan negatif berderet panjang di laman media sosial Meliani hingga website portal musik metal di luar negeri. Soal jilbab, Islam, teroris, rasis, dan Jokowi sebagai Presiden penggemar musik metal ikut dibawa-bawa.

Salah satu video yang mencuat dan dimuat media sosial serta portal musik luar negeri, seperti Metalsuck dan Metalinjection, yakni ketika Meliani membawakan lagu Hourglass dari Lamb of God. 

Salah seorang pendiri dan pemimpin redaksi Metalsuck, Axl Rosenberg, dalam tulisannya mengaku kagum dan mencalonkan Meliani sebagai pengganti gitaris Megadeth, Marty Friedman, yang telah hengkang. Adapun di portal Metalinjection, media tersebut menyematkan judul "Young Indonesia Girl’s Crushing Lamb of God Cover Will Blow You Away". 

Selain banjir pujian, Meli mendapat cemoohan atau hinaan. “Saya memilih diam menanggapi komentar itu, lebih baik less talk do more,” ujar Meli kepada Tempo di sekolahnya, Sabtu, 17 Januari 2015. 

Di sekolahnya, siswi jurusan Administrasi Perkantoran kelas 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Pasundan, Bandung, itu dikenal sebagai gadis pendiam.

Kepada Tempo, Meliani mengaku keterampilannya bermain gitar metal sekadar hobi. “Mungkin karena jarang musikus berkerudung, apalagi musik metal, jadinya ramai,” kata dia. 

Adapun guru sekolahnya, Nunung Nurhayati, ikut membela siswinya dengan berkomentar di media sosial. Menurut Nunung, itu salah satu tugasnya sebagai guru sekaligus staf hubungan masyarakat di sekolah. “Ada yang bilang jilbab Meli hanya kedok untuk sensasi, saya bilang Meli sudah berjilbab sejak masuk SMK dan bukan mencari sensasi, tapi cuma hobi,” kata dia di sekolah. 

Selain menimpali komentar miring, pihak sekolah mendukung Meli. Salah satunya dengan membebaskan uang iuran sekolah selama tiga bulan ke depan. 

sumber: tempo.co 

0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger