Sabtu, 10 Januari 2015

ICW: Pemilihan Kapolri Baru Diskriminatif

Unknown     22.41    

ICW: Pemilihan Kapolri Baru Diskriminatif
Presiden Joko Widodo( republika)

Jakarta -- Keputusan Presiden Joko Widodo tidak melibatkan KPK serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam proses penyaringan calon kapolri dipertanyakan.

"Ada yang aneh dalam proses pemilihan calon Kapolri ini. Presiden tidak melibatkan KPK, PPATK," kata Koordinator Divisi Pengawasan Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, di Jakarta, Sabtu (10/1).

Menurutnya hal itu berbeda dengan pemilihan Jenderal Sutarman sebagai kapolri. Menurutnya, saat itu KPK pernah dimintai masukan sebagai bahan pertimbangan.

Selain itu, pemilihan kapolri baru seharusnya juga melewati proses yang sama seperti ketika presiden memilih pejabat setingkat menteri. Yakni melalui pengecekan rekam jejak melalui KPK dan PPATK.

"Untuk menteri saja ada proses seleksi melalui KPK dan PPATK. Tapi pejabat setingkat Kapolri dan Jaksa Agung, KPK dan PPATK tidak dilibatkan. Ini diskriminatif," ujarnya.


Sumber : republika.co.id 

0 komentar :

Redaksi menerima tulisan dari mahasiswa dan masyarakat umum bisa berupa opini, cerpen, puisi dan lain-lain. tulisan bisa di kirim ke email perspsycho@gmail.com disertai dengan identitas penulis.
© 2014-2015 PERSePSI POST.Designed by Bloggertheme9. Powered By Blogger