![]() |
Bendungan Krueng Aceh di Desa Seuneubok, Seulimuem
@ATJEHPOST.co/Boy Nashruddin Agus
diwana
sumber:Atjehpost.co
|
MATAHARI sesekali bersembunyi di balik awan saat saya beristirahat sejenak
di Bendungan Krueng Aceh, Selasa, 13 Januari 2015. Bendungan yang
memiliki areal irigasi seluas 7.499 Ha ini terletak di Desa Seuneubok,
Seulimum, Aceh Besar.
Berdasarkan plang yang tertera di salah satu sisi sungai ini
menyebutkan irigasi Krueng Aceh dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Sumatera-I Provinsi
Aceh. Bendungan ini diresmikan oleh Wakil Presiden Try Sutrisno pada 11 Juli
1995. Irigasi ini dibelah oleh satu jembatan selebar kurang lebih 3 meter.
Warga lokal menjadikan jembatan ini sebagai salah satu jalur
penghubung dari dan ke Desa Kayee Adang serta Dayah Tanoh Abee. Letak bendungan
ini sekitar 2 hingga 3 kilometer menuju dayah. Lokasi bendungan ini juga tak
jauh dari sisi kiri Jalan Provinsi Banda Aceh-Medan, jika berpergian dari arah
Banda Aceh, atau sisi kanan jika berpergian dari arah Saree, Aceh Besar.
Di kala petang, pemandangan di lokasi ini cukup memuaskan mata.
Angin sepoi-sepoi yang berembus dari kaki Gunung Selawah tak jarang menyeka
wajah. Gemericik air sungai yang keluar dari pintu air juga menambah khas suara
alam.
Jika dikelola dengan baik, lokasi ini cocok dijadikan sebagai
tempat untuk wisatawan lokal atau bagi tamu-tamu yang hendak berkunjung ke
Pustaka Tanoh Abe. Pasalnya selain nyaman dan menyegarkan, di kawasan ini juga
terdapat beberapa warung kopi yang menyediakan beragam minuman dan mie goreng.
Cukup untuk mengganjal perut jika lupa membawa bekal.
Sumber : Atjehpost.co
.jpg)
0 komentar :