![]() |
| ilustrasi(google) |
PERSePSI-Falsafah pergerakan kemahasiswaan dalam buku “Jalan
Lain” menjadi pembahasan diskusi yang digelar Himpunan Mahasiswa Akuntansi
(HIMA), Rabu (7/1). Diskusi ini mengacu pada metode-metode pergerakan, juga
rutinitas kebangsaan.
Sandy Fuji Afriyanto, selaku fasilitator dalam buku ini menuturkan bahwa buku yang ditulis Mansour Fakih ini sangat cocok dikaji karena penulis masih mengalami transisi dari masa orde baru.
“Buku ini diterbitkan 2002, sehingga menurut saya penulis saat itu masih bimbang karena baru saja mengalami masa transisi dari orde baru, sehingga gagasan-gagasan yang ditulisnya menjadi menarik untuk didiskusikan,” ujar Sandy.
Buku tersebut memuat gagasan dari Karl Marx, yakni teori kelas. Dijelaskan bahwa kelas sebagai proses dalam masyarakat dengan kualifikasi. Sedangkan dari Foucault yakni tokoh yang berhasil membongkar praktek dominasi seseorang atau sekelompok orang lain dengan instrumen wacana.
Sandy Fuji Afriyanto, selaku fasilitator dalam buku ini menuturkan bahwa buku yang ditulis Mansour Fakih ini sangat cocok dikaji karena penulis masih mengalami transisi dari masa orde baru.
“Buku ini diterbitkan 2002, sehingga menurut saya penulis saat itu masih bimbang karena baru saja mengalami masa transisi dari orde baru, sehingga gagasan-gagasan yang ditulisnya menjadi menarik untuk didiskusikan,” ujar Sandy.
Buku tersebut memuat gagasan dari Karl Marx, yakni teori kelas. Dijelaskan bahwa kelas sebagai proses dalam masyarakat dengan kualifikasi. Sedangkan dari Foucault yakni tokoh yang berhasil membongkar praktek dominasi seseorang atau sekelompok orang lain dengan instrumen wacana.
sumber : www.identitasonline.net

0 komentar :