![]() |
| Hasbi Abdullah (kiri), Muhammad Abdullah (tengah) dan Zaini Abdullah (kanan) (Atjehpost) |
ADIK kandung Gubernur Zaini Abdullah, Hasbi Abdullah, akhirnya
mundur dari jabatan sebagai Komisaris Utama di perusahaan induk milik daerah PT
Investasi Aceh.
"Benar saya sudah mundur, dan saya sudah bicarakan hal ini
dengan Pak Gubernur dua hari lalu," kata Hasbi Abdullah kepada
ATJEHPOST.CO yang menghubunginya via telepon selular, Sabtu malam, 10 Januari
2015. Bagaimana respon gubernur? "Terserah Hasbi mantong lah
(terserah Hasbi saja)," kata Hasbi menirukan ucapan Gubernur Zaini
Abdullah. Hasbi mengatakan memutuskan mundur lantaran merasa kurang
berpengalaman dalam bidang bisnis. "Walaupun saya lulusan ekonomi, tetapi
saya merasa tidak punya pengalaman bisnis," kata Hasbi yang mengaku segera
melayangkan surat mundur secara resmi. Hasbi menambahkan, ia diangkat
sebagai Komisaris Utama PT Investasi Aceh pada 31 Oktober 2014. Ditanya
apakah keputusannya mundur lantaran pemberitaan tentang isu nepotisme Gubernur
Zaini, Hasbi menjawab,"saya memang merasa tidak nyaman dengan pemberitaan
seperti itu."
Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur Zaini Abdullah juga
menunjuk adik kandungnya yang lain, Muhammad Abdullah sebagai anggota tim
Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Aceh. Muhammad juga ditunjuk untuk mencari
investor baru bagi Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) dalam kerjasama
dengan Pertamina di proyek regasifikasi Arun. Hasbi Abdullah sebelumnya
adalah Ketua DPR Aceh periode 2009 - 2014. Qanun tentang pendirian PT Investasi
Aceh dirampungkan pada masa jabatannya. Nama perusahaan daerah yang baru
berdiri ini mencuat ke permukaan setelah munculkan usulan suntikan modal dari
APBA Aceh tahun 2015 sebesar Rp125 miliar.
Sumber : Atjehpost

0 komentar :